sombong itu bisa dimaknai dengan merasa tinggi dan meremehkan orang lain. Bisa juga berarti menolak kebenaran.. barangkali secara tidak sadar terkadang kita berlaku sombong, padahal hanya Allah yang berhak sombong atas kekuasaannya. Apa yang kita miliki, semuanya adalah karunia Allah, pemberian Allah, jadi apa yang bisa kita sombongkan? Untuk itu, kita perlu terus mengingatkan diri kita agat tidak keluar sifat sombong sebagai manusia. caranya..pertama, jangan merasa memiliki sesesuatu yang sesungguhnya hanya milik Allah swt, kita hanya pinjam. tugas kita hanya menjaga apa yang telah Allah telah titipkan pada kita. kedua, kita harus merasa cukup dipandang Allah, tidak peduli pandangan yang lain, yang terpenting adalah pandangan Allah. ketiga, luruskan niat atas segala perbuatan !! yang terakhir, bermohon dan bermunajat pada Allah agar memberikan kesempatam dan kekuatan untuk tetap taat kepada Allah.
Jumat, 11 Januari 2013
mau punya akhlak mulia??
Semua akhlak yang baik asalnya dari Islam. tapi tidak semua manusia mengamalkan akhlak yang islami.
mau berakhlak mulia? insyaallah ada cara untuk mencapainya .
pertama, menjadikan iman sebagai pondasi dan sumber. kedua, melakukan pendekatan secara langsung -->dekat
dengan Alquran (hanya orang-orang berilmu yang mau mengkaji Quran).
ketiga, melakukan pendekatan secara tidak langsung --> mencontoh akhlak mulia dari yang kita alami/dari kisah-kisah yang kita dapatkan.
kemuliaan akhlak = keimanan dan ketaqwaan
mau berakhlak mulia? insyaallah ada cara untuk mencapainya .
pertama, menjadikan iman sebagai pondasi dan sumber. kedua, melakukan pendekatan secara langsung -->dekat
dengan Alquran (hanya orang-orang berilmu yang mau mengkaji Quran).
ketiga, melakukan pendekatan secara tidak langsung --> mencontoh akhlak mulia dari yang kita alami/dari kisah-kisah yang kita dapatkan.
kemuliaan akhlak = keimanan dan ketaqwaan
akhlak kita itu..?!
Akhlak itu adalah sifat dan sikap yang muncul dari diri kita secara natural, muncul saat ada orang lain di sekitar kita maupun tidak.
Tingkah lakumu saat tak ada orang yang memperhatikan, itulah akhlakmu !! Berhati-hatilah! Sadarlah kalau ternyata sifat aslimu tidak sama ketika ada orang dan tidak. Hati-hati !! "munafik" bisa jadi cap tambahan untukmu.
Lakukanlah segalanya karena ketaatanmu pada Allah ! Cukuplah Allah bagi diri kita..
Tingkah lakumu saat tak ada orang yang memperhatikan, itulah akhlakmu !! Berhati-hatilah! Sadarlah kalau ternyata sifat aslimu tidak sama ketika ada orang dan tidak. Hati-hati !! "munafik" bisa jadi cap tambahan untukmu.
Lakukanlah segalanya karena ketaatanmu pada Allah ! Cukuplah Allah bagi diri kita..
tidur miniatur kematian
ingatlah kawan !! tidur adalah miniatur kematian, jadi bersyukurlah saat dirimu bangun dari tidurmu. Itu artinya Allah masih berkenan mengembalikan ruh ke dalam jasadmu. Maka bersemangatlah untuk bangun! laksanakanlah shalat! lakukan banyak hal sebelum hari itu Allah kembali memisahkan ruh dan jasadmu !!
Sabtu, 17 November 2012
Kajian “#IndonesiaTanpaJIL”

Kajian “#IndonesiaTanpaJIL”
Bismillah..Jumat, 16 November 2012 jam 2 siang, saya datang ke agenda terakhir dalam rangkaian GEMA MUHARRAM yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Islam Mahasiswa Universitas Mulawarman (PUSDIMA UNMUL). Agenda ini berupa talkshow yang akan membahas tentang sebuah kelompok yang dengan tegas menentang adanya Jaringan Islam Liberal. Dari namanya saja sudah terdengar aneh, Islam Liberal. Islam kok liberal? Liberal kok Islam? Liberal artinya bebas. Dalam paham liberal, setiap orang mempunyai kebenaran, artinya pendapat dari setiap orang benar walaupun itu hanya berdasarkan pikiran mereka semata. Padahal dalam Islam, Kebenaran adalah sesuatu yang jelas diatur dalam Alquran dan hadist. Apa yang dikatakan Allah dan rasulnya itu adalah kebenaran. Kesalahan adalah segala sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang sudah diatur dalam Islam.
Sebelum terlalu jauh, kembali
lagi ke kegiatan talkshow ini, pematerinya Kang Hafidz Ary, beliau adalah
alumni ITB, yang dulunya pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum Salman ITB. Beliau
tidak ingin disebut sebagai penggagas gerakan #IndonesiaTanpaJIL, karena
menurut beliau gagasan ini mencuat begitu saja dari diskusi-diskusi di Social
Media yaitu twitter. Menurut kang Hafidz, Jaringan Islam Liberal sangat membahayakan terutama di Social Media, di twitter mereka bisa dengan gampang menyebarkan paham-paham liberal dan dengan gampang pula diterima oleh orang-orang yang belum benar-benar paham akan Islam, walaupun dirinya Islam. Coba tanyakan kepada beberapa orang di sekitar kita : “Mengapa Anda berislam?” maka mereka tidak akan bisa menjawabnya! Atau mereka akan menjawab “karena orang tua saya Islam” Atau nyatakan kepada mereka: “Pada dasarnya, semua agama mengajarkan kebaikan, semua agama mengajarkan kebenaran”. Maka tidak akan ada dari mereka yang membantah kecuali sedikit! Sangat sedikit!.
Mengenai pertanyaan yang pertama, Kalau hanya sebatas itu saja jawaban kita, maka sebenarnya kita belum benar-benar paham akan Indahnya Islam ini. Memang nyata karena orang tua kita Islam, maka kita akhirnya juga ikut Islam, artinya kita hanya ikut orang tua, lantas apakah ketika orang tua kita keluar dari Islam, maka kita juga akan keluar dari Islam (naudzubillah).
Memang benar karena orang tua kita Islam, maka kita juga Islam. Tapi bukankah banyak hal yang bisa membuat kita yakin untuk berislam? bisa saja dengan kita menjawab “ karena aturan-aturan Islam tentang perempuan mempesona bagi saya”. Islam benar-benar mengatur semua aspek kehidupan manusia dengan sempurna, aturan-aturan yang Allah tetapkan adalah demi kebaikan manusia itu sendiri. Maka seharusnya dengan alasan itulah kita yakin akan kebenaran Islam. Tetapi, kenyataanya banyak muslim Indonesia yang belum paham sebenarnya kenapa mereka Islam, sehingga gampang sekali dipengaruhi oleh paham-paham yang menyimpang dari Islam yang sebenarnya.
Kemudian mengenai pernyataan “Pada dasarnya, semua agama mengajarkan kebaikan, semua agama mengajarkan kebenaran”. Mengapa sebagai muslim kita tidak membantah. Bukankah kebenaran adalah apa yang telah Allah tetapkan. Kebenaran (al-haqq) adalah “ pengabdian/penghambaan-diri/penyembahan/peribadatan kepada Alloh saja seperti yang diajarkan dan dicontohkan oleh Muhammad saw. Jadi agama yang tidak sesuai dengan aturan Allah SWT adalah bukan kebenaran, karena Islam adalah satu-satunya agama yang benar.
Lanjut mengenai Jaringan Islam Liberal, JIL itu menyebarkan paham-paham Sekulerisme, Pluralisme, dan Liberalisme. Sekulerisme artinya memisahkan agama dari kehidupan, menurut mereka aturan agama (islam) jangan dicampur dengan urusan duniawi yang lain, Agama hanya mengatur urusan ibadah. Pluralisme artinya menganggap bahwa semua agama sama, dan liberalisme adalah bebas, setiap orang punya kebenaran. Seperti ini gambarannya :
Tentu sebagai umat Islam
yang selalu ingin berpegang teguh pada al-Quran dan Hadist, kita tidak
menginginkan adanya paham-paham yang membuat kita jauh dari kebenaran. Mengapa
orang-orang Islam harus ikut-ikutan menganut paham sekuler, mengapa kita harus
memisahkan urusan agama dan non agama, padahal setiap hal di kehidupan kita
sudah ada aturannya, sudah ditetapkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran dan Hadist
Rasulullah. Islam telah mengatur berbagai aspek kehidupan dengan jelas. Jadi
tidak bisa mengkotakkan urusan agama hanya untuk urusan ibadah saja. Kesimpulannya tidak bisa diterima adanya paham-paham liberal untuk Islam.
#Indonesia TanpaJIL hadir untuk menolak paham ini, agar muslim Indonesia tidak terpengaruh akan paham Jaringan Islam Liberalisme, dan harapannya muslim Indonesia semakin tertarik untuk mendalami ajaran-ajaran Islam yang sebenarnya, sehingga bisa terbentuk masyarakat Islam Indonesai yang kuat aqidahnya, yang benar pemahamannya tentang Islam.
Itu adalah sedikit ilmu yang saya dapatkan hari itu, materi ini membuat saya diingatkan kembali untuk terus mengkaji, belajar Islam yang sebenarnya, menjadi muslimah yang tidak hanya ikut-ikutan saja, tapi memiliki landasan ilmu daam berbuat. Semoga Allah selalu membukakan pintu hidayah pada diri saya dan setiap umat muslim, agar diri bisa terus menerima ilmu-ilmu yang semakin bisa mendekatkan diri pada Allah SWT.
#Alhamdulillah..
Selasa, 31 Juli 2012
Workshop Sirkumsisi KMM Asy Syifa 2012
Alhamdulillah :D
satu lagi program magang di KMM Asy Syifa tuntas dan sukses.
Yaa.. saat ini, aku sedang menjalani program magang di organisasi Keluarga Mahasiswa Muslim Asy-syifa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Dalam kepanitiaan acara ini, aku menemukan berbagai hal, senang, "deg-degan", lucu, seram, dan banyak lagi.
Kali ini, kami para magangers bersama dengan pengurus Kmm Asy Syifa mengadakan sebuah acara Workshop Sirkumsisi (Pelatihan Khitan) pada tanggal 19 Februari yang lalu.
Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya diberikan teori saja, tapi bisa langsung melihat praktek khitan. LIVE!
Materi diberikan oleh dr. Bukhari yang juga dosen kami, mulai pukul 09.45 . Dalam penyampaiannya, dr.bukhori juga mengguakan manekin untuk menunjukkan bagian-bagian pada'penis' dan cara mengkhitannya. nah, setelah itu, peserta digiring dalam beberapa kelompok untuk menuju ruangan khitan yang sudah disiapkan. Dalam acara ini, kami mmengkhitan 9 orang anak dari Samarinda.
Yang mengkhitan tetaplah para dokter, kami sebagai panitia hanya melihat dan ada sebagian yang menjadi asisten dokternya.
Awalnya suasana di ruang khitan sedikit tegang, karena anak yang akan dikhitan masih takut.
Ini foto bebrapa panitia beserta dokter dan kakak co-ass.
.
Dresscode panitia akhwat suasana pink..
.
satu lagi program magang di KMM Asy Syifa tuntas dan sukses.
Yaa.. saat ini, aku sedang menjalani program magang di organisasi Keluarga Mahasiswa Muslim Asy-syifa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Dalam kepanitiaan acara ini, aku menemukan berbagai hal, senang, "deg-degan", lucu, seram, dan banyak lagi.
Kali ini, kami para magangers bersama dengan pengurus Kmm Asy Syifa mengadakan sebuah acara Workshop Sirkumsisi (Pelatihan Khitan) pada tanggal 19 Februari yang lalu.
Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya diberikan teori saja, tapi bisa langsung melihat praktek khitan. LIVE!
Materi diberikan oleh dr. Bukhari yang juga dosen kami, mulai pukul 09.45 . Dalam penyampaiannya, dr.bukhori juga mengguakan manekin untuk menunjukkan bagian-bagian pada'penis' dan cara mengkhitannya. nah, setelah itu, peserta digiring dalam beberapa kelompok untuk menuju ruangan khitan yang sudah disiapkan. Dalam acara ini, kami mmengkhitan 9 orang anak dari Samarinda.
Yang mengkhitan tetaplah para dokter, kami sebagai panitia hanya melihat dan ada sebagian yang menjadi asisten dokternya.
Awalnya suasana di ruang khitan sedikit tegang, karena anak yang akan dikhitan masih takut.
Ini foto bebrapa panitia beserta dokter dan kakak co-ass.
.
Dresscode panitia akhwat suasana pink..
.
janji Allah Pasti
"Barangsiapa yang bertaqwa kepada-Ku, niscaya Ku beri jalan keluar dari setiap urusannya dan Ku beri jalan keluar dari setiap urusannya dan Ku beri rizki/pertolongan dari tempat yang tak terduga. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada-Ku, niscaya akan Ku cukupi segala kebutuhannya" QS. At-Thalaq :2-3
Subhanallah, dalam Al-Quran, Allah telah memberikan jaminan pertolongan bagi hamba-Nya yang bertaqwa dan berawakal padaNya. yang harus selalu diyakini dalam hati, Janji Allah itu pasti.
coba dulu
Bulan Ramadhan ini alhamdulillah sekalian libur kuliah.. artinya harus bisa lebih mantap ibadahnya.
Untuk mengisi liburan bulan ini, selain tingkatkan ibadah juga ingin belajar sesuatu yang baru.
Ada satu kegiatan yang menarik, belum pernah ku coba. Belajar jahit, aku yakin bukan hal mudah belajar itu, tapi Insyaallah bisa, Siapa tahu, ada manfaat dan hasilnya kelak. Liburan ini harus tambah ilmu baru. Bismillah..
Sudah belajar cara menggunakan mesin jahit, lama-lama terbiasa. Sekarang tinggal coba-coba bikin pola. Mulai dari buat apa dulu yaa? "bingung".. Sebenarnya butuh guru, tapi yaa tak apalah, belajar sendiri dulu.
Mau buat sesuatu yang kecil-kecil dulu, kepikiran mau buat tas kecil dari kain perca. dicoba ..
Untuk mengisi liburan bulan ini, selain tingkatkan ibadah juga ingin belajar sesuatu yang baru.
Ada satu kegiatan yang menarik, belum pernah ku coba. Belajar jahit, aku yakin bukan hal mudah belajar itu, tapi Insyaallah bisa, Siapa tahu, ada manfaat dan hasilnya kelak. Liburan ini harus tambah ilmu baru. Bismillah..
Sudah belajar cara menggunakan mesin jahit, lama-lama terbiasa. Sekarang tinggal coba-coba bikin pola. Mulai dari buat apa dulu yaa? "bingung".. Sebenarnya butuh guru, tapi yaa tak apalah, belajar sendiri dulu.
Mau buat sesuatu yang kecil-kecil dulu, kepikiran mau buat tas kecil dari kain perca. dicoba ..
Rabu, 07 Maret 2012
Syair untuk Glukagon
#bagian 2
Tetapi glukosa harus disintesis (glikogen
tidak akan mencukupi untuk waktu
yang terlalu lama),
Dari gliserol, laktat dan asam amino,
semua prekursor berjejalan.
Dan enzim glukoneogenik yang penting,
transkripsi dirangsang,
Dan peningkatan persediaan gliserol,
memberikan dorongan pada jalan tersebut.
_C.M. Smith_ dikutip dari Biokimia Kedokteran Dasar
Tetapi glukosa harus disintesis (glikogen
tidak akan mencukupi untuk waktu
yang terlalu lama),
Dari gliserol, laktat dan asam amino,
semua prekursor berjejalan.
Dan enzim glukoneogenik yang penting,
transkripsi dirangsang,
Dan peningkatan persediaan gliserol,
memberikan dorongan pada jalan tersebut.
_C.M. Smith_ dikutip dari Biokimia Kedokteran Dasar
Syair untuk Glukagon
#Bagian 1
Setelah selesai maka, dan kadar glukosa
darah turun,
Sel otak dan sel darah merah menjadi panik,
tetapi pankreas mendengar teriakan itu.
Sel alfa melepaskan glukagon,untuk
menemukan tempat pengikatannya
pada reseptor hati dan adiposa, tempat
dimana perjuangannya dimulai
di dalam hati, adenilat siklase yang aktif,
meningkatkan siklik AMP,
Yang mengatifkan protein kinase
fosforilae kinase, dan fosforilase b.
Fosforilase b yang mengalami fosforilasi,
sekarang disebut fosforilase a,
Mengurai gikogen hati pada waktunya
untuk menyelamatkan hari ini.
Glikogen sintase dihambat oleh
fosforilase, juga.
Pendauran dicegah ( ini benar-benar
untung).
Penurunan kadar insulin meningkatkan
efek glukagon.
Fosfotase tetap dihambat untuk memberi
glukagon dengan segala kehormatan.
_C.M. Smith_ dikutip dari Biokimia Kedokteran Dasar
Setelah selesai maka, dan kadar glukosa
darah turun,
Sel otak dan sel darah merah menjadi panik,
tetapi pankreas mendengar teriakan itu.
Sel alfa melepaskan glukagon,untuk
menemukan tempat pengikatannya
pada reseptor hati dan adiposa, tempat
dimana perjuangannya dimulai
di dalam hati, adenilat siklase yang aktif,
meningkatkan siklik AMP,
Yang mengatifkan protein kinase
fosforilae kinase, dan fosforilase b.
Fosforilase b yang mengalami fosforilasi,
sekarang disebut fosforilase a,
Mengurai gikogen hati pada waktunya
untuk menyelamatkan hari ini.
Glikogen sintase dihambat oleh
fosforilase, juga.
Pendauran dicegah ( ini benar-benar
untung).
Penurunan kadar insulin meningkatkan
efek glukagon.
Fosfotase tetap dihambat untuk memberi
glukagon dengan segala kehormatan.
_C.M. Smith_ dikutip dari Biokimia Kedokteran Dasar
Senin, 27 Februari 2012
Tentang Ikhsanun Kamil Pratama
Siang tadi, organisasi FK Unmul mengadakan acara "bersenang-senang" yang membahas tentang Communication Excellence. Materi ini disampaikan oleh trainer yang tadinya cuma bisa aku kenal lewat tulisannya di blog dan Facebook..
dan tadi.._taraaaa_ waktu ku buka pintu RK 2, di ujung sana ada sosok trainer muda itu.
"Ikhsanun Kamil Pratama"
Wah, nggak nyesal datang. (padahal tadinya setelah tutorial pengen langsung pulang). Materi tentag komunikasi ini dibuka oleh kang canun dengan menunjukkan pada kami bahwa apapun yang sedang kita hadapi, kita bisa saja menganggapnya sesuatu yang bahagia dan menarik tergantung "frame"..sekali lagi tergantung "frame". Ketika kita melihat sesuatu itu dikemas menarik, maka kita akan tertarik. Walaupun isi dari "frame" itu selalu sama, tapi kalau dikemas secara menarik, apapun itu akan menjadi menarik pula untuk diketahui.
Kami juga diberitahu bagaimana cara membangun komunikasi yang baik. Komunikasi itu dikatakan sukses apabila ada respon dari orang yang kita ajak berkomunikasi. Hal paling utama, yang harus kita ciptakan dalam komunikasi adalah rasa NYAMAN. Cari sebuah ketertarikan yang sama antara kita dan lawan bicara. Kalau sudah tercipta rasa nyaman, maka komunikasi akan lebih "smooth" , berjalan lebih lancar. Dalam berkomunikasi, kita juga harus flexibel, tidak terpaku pada satu hal sehingga membuat komunikasi lebih berwarna :D
Gasture tubuh, dan intonasi bicara juga sangat penting dalam komunikasi, walaupn kita mengutarakan ucapan menyemangati, tapi wajah dan tubuh kita tidak menujukkan semangat. Maka, lawan bicara juga tidak akan memberikan respon atas apa yangg kita sampaikan.
Waah, masih banyak ilmu lagi dari kang canun.
Ini sekilas tentang Ikhasanun Kamil Pratama.
Seseorang yang diharapkan tuk menyebar kebaikan yang sempurna. Yang mengisi peran hidupnya tuk senantiasa berbagi, menginspirasi, dan memotivasi sebagai:
1. Professional Trainer, di bidang human-empowerment & education berbasis medis
2. Writer
3. Public Health Doctor
4. Hypnotherapist
Dalam setiap training, canun senantiasa memberikan metode MANEH yang khas:
M : Medical Science
A : Accelerated learning
N : Neuro-linguistic programming
E : Experiential learning
H : Hypnosis
beberapa produk training Canun:
- Totally Hypnosis Hynotherapy 'Medical-based'
- Hidup Produktif Mati Positif
- Hypnosis for Healthy Life
Beliau adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran angkatan 2008 yang alhamdulillah saat ini sukses dapat gelar S, Ked dengan nilai skripsi A. woww.. padahal , skripsinya hanya 50 halaman. Tapi,Kemampuan komunikasinya yang membuat kesan Wow saat sidang skripsi.
*Mau seperti beliau.
Saat ini, Kang Canun belum mengambil Pendidikan Profesi dokter / co-ass,. Kata Beliau nanti aja, tapi katanya nggak boleh ditiru yaa ?!
Mudah-mudahan jadi dokter yang super !! aku juga mau.
dan tadi.._taraaaa_ waktu ku buka pintu RK 2, di ujung sana ada sosok trainer muda itu.
"Ikhsanun Kamil Pratama"Wah, nggak nyesal datang. (padahal tadinya setelah tutorial pengen langsung pulang). Materi tentag komunikasi ini dibuka oleh kang canun dengan menunjukkan pada kami bahwa apapun yang sedang kita hadapi, kita bisa saja menganggapnya sesuatu yang bahagia dan menarik tergantung "frame"..sekali lagi tergantung "frame". Ketika kita melihat sesuatu itu dikemas menarik, maka kita akan tertarik. Walaupun isi dari "frame" itu selalu sama, tapi kalau dikemas secara menarik, apapun itu akan menjadi menarik pula untuk diketahui.
Kami juga diberitahu bagaimana cara membangun komunikasi yang baik. Komunikasi itu dikatakan sukses apabila ada respon dari orang yang kita ajak berkomunikasi. Hal paling utama, yang harus kita ciptakan dalam komunikasi adalah rasa NYAMAN. Cari sebuah ketertarikan yang sama antara kita dan lawan bicara. Kalau sudah tercipta rasa nyaman, maka komunikasi akan lebih "smooth" , berjalan lebih lancar. Dalam berkomunikasi, kita juga harus flexibel, tidak terpaku pada satu hal sehingga membuat komunikasi lebih berwarna :D
Gasture tubuh, dan intonasi bicara juga sangat penting dalam komunikasi, walaupn kita mengutarakan ucapan menyemangati, tapi wajah dan tubuh kita tidak menujukkan semangat. Maka, lawan bicara juga tidak akan memberikan respon atas apa yangg kita sampaikan.
Waah, masih banyak ilmu lagi dari kang canun.
Ini sekilas tentang Ikhasanun Kamil Pratama.
Seseorang yang diharapkan tuk menyebar kebaikan yang sempurna. Yang mengisi peran hidupnya tuk senantiasa berbagi, menginspirasi, dan memotivasi sebagai:
1. Professional Trainer, di bidang human-empowerment & education berbasis medis
2. Writer
3. Public Health Doctor
4. Hypnotherapist
Dalam setiap training, canun senantiasa memberikan metode MANEH yang khas:
M : Medical Science
A : Accelerated learning
N : Neuro-linguistic programming
E : Experiential learning
H : Hypnosis
beberapa produk training Canun:
- Totally Hypnosis Hynotherapy 'Medical-based'
- Hidup Produktif Mati Positif
- Hypnosis for Healthy Life
Beliau adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran angkatan 2008 yang alhamdulillah saat ini sukses dapat gelar S, Ked dengan nilai skripsi A. woww.. padahal , skripsinya hanya 50 halaman. Tapi,Kemampuan komunikasinya yang membuat kesan Wow saat sidang skripsi.
*Mau seperti beliau.
Saat ini, Kang Canun belum mengambil Pendidikan Profesi dokter / co-ass,. Kata Beliau nanti aja, tapi katanya nggak boleh ditiru yaa ?!
Mudah-mudahan jadi dokter yang super !! aku juga mau.
Jumat, 24 Februari 2012
coming soon ... baksos fk unmul 2012
“United We Stand for Humanity” BAKSOS 2012 FK UNMUL
AHE !!
Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, tahun ini kembali mengadakan kegiatan Bakti Sosial yang bertemakan “Satukan derap langkah untuk kemanusiaan, berbagi cinta untuk sesama” . Bakti sosial ini merupakan kegiatan gabungan dari tiga organisasi besar di FK Unmul, yaitu BEM FK UNMUL, TBM Azygos dan KMM Asy Syifa. Semua bersatu untuk mensukseskan Baksos 2012 FK Unmul yang -insyaAllah- akan diselenggarakan tanggal 16-18 Maret 2012 di Desa Lubuk Sawa, Mugirejo. Sebelumnya juga akan dilaksanakan Pelatihan Medis untuk panitia Baksos pada tanggal 3-4 Maret 2012 bertempat di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Kegiatan ini diadakan untuk melatih nilai-nilai pengabdian masyarakat pada mahasiswa Fakultas Kedokteran sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Bentuk kegiatan yang akan diadakan di Desa Lubuk Sawa, antara lain Sirkumsisi (Khitan), pengobatan gratis, bazar setenga harga, “Jika Aku Menjadi”, penyuluhan, malam ramah tamah, senam dan gotong royong.
Sirkumsisi (khitanan masal) menargetkan khitan 70 orang anak yang dikhususkan pada anak-anak dari Desa Lubuk Sawa. Hari berikutnya akan diadakan kegiatan senam dan gotong royong bersama warga Desa Lubuk Sawa. Baksos FK juga memiliki kegiatan andalan berupa pengobatan gratis diperuntukkan bagi warga yang ingin memeriksakan kesehatannya. Di hari yang sama juga akan diadakan bazar setengah harga yang menyediakan bahan pangan dalam setengah harga aslinya. Malam harinya akan diadakan ramah tamah yang melibatkan panitia baksos dan warga sekitar untuk meningkatkan keakraban berupa acara makan malam bersama, sharing dan hiburan. Selain itu, akan diadakan penyuluhan mengenai isu tentang kesehatan secara umum atau keadaan kesehatan lingkungan di daerah tersebut. Keesokan harinya akan dilanjutkan dengan kegiatan “Jika Aku menjadi”, kegiatan ini dilakukan oleh panitia baksos yang akan mengikuti keseharian warga Desa Lubuk Sawa, bertujuan untuk mengetahui bagaimana keadaan warga Desa Lubuk Sawa dalam kehidupan sehari-hari maupun pekerjaannya.
Kegiatan baksos fk juga pernah diadakan tahun lalu di Desa Bukuan, Kecamatan Palaran. Melihat kesuksesan baksos tahun lalu, Semoga Baksos 2012 FK Unmul lebih sukses dan mencapai tujuan yang diharapkan. Semangat untuk Kepanitiaan Baksos 2012 FK Unmul. Satukan derap langkah untuk kemanusiaan, berbagi cinta untuk sesama. Baksos FK , AHE !
AHE !!
Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, tahun ini kembali mengadakan kegiatan Bakti Sosial yang bertemakan “Satukan derap langkah untuk kemanusiaan, berbagi cinta untuk sesama” . Bakti sosial ini merupakan kegiatan gabungan dari tiga organisasi besar di FK Unmul, yaitu BEM FK UNMUL, TBM Azygos dan KMM Asy Syifa. Semua bersatu untuk mensukseskan Baksos 2012 FK Unmul yang -insyaAllah- akan diselenggarakan tanggal 16-18 Maret 2012 di Desa Lubuk Sawa, Mugirejo. Sebelumnya juga akan dilaksanakan Pelatihan Medis untuk panitia Baksos pada tanggal 3-4 Maret 2012 bertempat di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Kegiatan ini diadakan untuk melatih nilai-nilai pengabdian masyarakat pada mahasiswa Fakultas Kedokteran sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Bentuk kegiatan yang akan diadakan di Desa Lubuk Sawa, antara lain Sirkumsisi (Khitan), pengobatan gratis, bazar setenga harga, “Jika Aku Menjadi”, penyuluhan, malam ramah tamah, senam dan gotong royong.
Sirkumsisi (khitanan masal) menargetkan khitan 70 orang anak yang dikhususkan pada anak-anak dari Desa Lubuk Sawa. Hari berikutnya akan diadakan kegiatan senam dan gotong royong bersama warga Desa Lubuk Sawa. Baksos FK juga memiliki kegiatan andalan berupa pengobatan gratis diperuntukkan bagi warga yang ingin memeriksakan kesehatannya. Di hari yang sama juga akan diadakan bazar setengah harga yang menyediakan bahan pangan dalam setengah harga aslinya. Malam harinya akan diadakan ramah tamah yang melibatkan panitia baksos dan warga sekitar untuk meningkatkan keakraban berupa acara makan malam bersama, sharing dan hiburan. Selain itu, akan diadakan penyuluhan mengenai isu tentang kesehatan secara umum atau keadaan kesehatan lingkungan di daerah tersebut. Keesokan harinya akan dilanjutkan dengan kegiatan “Jika Aku menjadi”, kegiatan ini dilakukan oleh panitia baksos yang akan mengikuti keseharian warga Desa Lubuk Sawa, bertujuan untuk mengetahui bagaimana keadaan warga Desa Lubuk Sawa dalam kehidupan sehari-hari maupun pekerjaannya.
Kegiatan baksos fk juga pernah diadakan tahun lalu di Desa Bukuan, Kecamatan Palaran. Melihat kesuksesan baksos tahun lalu, Semoga Baksos 2012 FK Unmul lebih sukses dan mencapai tujuan yang diharapkan. Semangat untuk Kepanitiaan Baksos 2012 FK Unmul. Satukan derap langkah untuk kemanusiaan, berbagi cinta untuk sesama. Baksos FK , AHE !
Kamis, 19 Januari 2012
"How lucky you are!!"
Kalau saya pikir-pikir, ternyata saya sangat beruntung.
Allah memberikan orang tua yang begitu baik dan pengertian. Walaupun tidak setiap saat
saya berfikir semacam ini, terkadang kesal saat di beri nasihat atau semacamnya. Tapi saya baru sadar, inilah yang harus saya syukuri, Allah masih memberikan kesempatan saya untuk merasakan kasih sayang kedua orang tua saya. Masih ada yang menegur saat berbuat salah, masih ada yang bantu memberikan solusi saat saya punya masalah, masih ada yang terus memberikan semangat di setiap langkah hidup saya, selalu ada yang mendoakan keberhasilan saya, dan masih banyak lagi hal yang harus saya syukuri.
Contohnya saja hari ini, saat saya gelisah akan hasil ujian ketrampilan medik yang baru saja saya lakukan tadi pagi, entah kenapa saya merasa gagal dan tidak memenuhi syarat untuk lulus.
Ini adalah pengalaman pertama ujian ketrampilan di semester 1 fakultas kedokteran. Keterampilan yang diujikan tidak diberitahukan sebelumnya. Jadi, mau tidak mau harus mempersiapakan untuk 12 ketrampilan yang pernah dipelajari. Dan ternyata, tadi diujikan 4 ketrampilan dan 1 pertanyaan essai. Keterampilan yang diujikan ada Basic Life Support, Pemeriksaan Vital Sign, Pemeriksaan Thorax Paru dan Komunikasi Dasar, serta 3 Pertanyaan tetang general status. HHuft, benar benar pegalaman pertama yang aneh. Merasa banyak sekali kekurangan dan kesalahan saat ujian. Malu sama dokter yang nilai. Yaa. disinilah orang tua memberikan banyak semangat, asihat, pengarahan, sampai perintah untuk lebih mempersiapkan diri untuk ujian. Bapak bilang, " yang penting sudah berusaha, silahkan berdoa" Mama bilang, " sekarang fokus perbaiki cara belajarnya, terus diulang-lang, belajar itu nggak rugi." dan masih panjang nasihat seharian ini .
Tapisaya jadi lega dan sedikit tenang, inilah proses belajar, orang tua saya berperan sangat baik memberikan semagat dan motivasi pada saya. terimakasih yaa Allah.
*berusaha menjadi lebih baik
Allah memberikan orang tua yang begitu baik dan pengertian. Walaupun tidak setiap saat
saya berfikir semacam ini, terkadang kesal saat di beri nasihat atau semacamnya. Tapi saya baru sadar, inilah yang harus saya syukuri, Allah masih memberikan kesempatan saya untuk merasakan kasih sayang kedua orang tua saya. Masih ada yang menegur saat berbuat salah, masih ada yang bantu memberikan solusi saat saya punya masalah, masih ada yang terus memberikan semangat di setiap langkah hidup saya, selalu ada yang mendoakan keberhasilan saya, dan masih banyak lagi hal yang harus saya syukuri.
Contohnya saja hari ini, saat saya gelisah akan hasil ujian ketrampilan medik yang baru saja saya lakukan tadi pagi, entah kenapa saya merasa gagal dan tidak memenuhi syarat untuk lulus.
Ini adalah pengalaman pertama ujian ketrampilan di semester 1 fakultas kedokteran. Keterampilan yang diujikan tidak diberitahukan sebelumnya. Jadi, mau tidak mau harus mempersiapakan untuk 12 ketrampilan yang pernah dipelajari. Dan ternyata, tadi diujikan 4 ketrampilan dan 1 pertanyaan essai. Keterampilan yang diujikan ada Basic Life Support, Pemeriksaan Vital Sign, Pemeriksaan Thorax Paru dan Komunikasi Dasar, serta 3 Pertanyaan tetang general status. HHuft, benar benar pegalaman pertama yang aneh. Merasa banyak sekali kekurangan dan kesalahan saat ujian. Malu sama dokter yang nilai. Yaa. disinilah orang tua memberikan banyak semangat, asihat, pengarahan, sampai perintah untuk lebih mempersiapkan diri untuk ujian. Bapak bilang, " yang penting sudah berusaha, silahkan berdoa" Mama bilang, " sekarang fokus perbaiki cara belajarnya, terus diulang-lang, belajar itu nggak rugi." dan masih panjang nasihat seharian ini .
Tapisaya jadi lega dan sedikit tenang, inilah proses belajar, orang tua saya berperan sangat baik memberikan semagat dan motivasi pada saya. terimakasih yaa Allah.
*berusaha menjadi lebih baik
Minggu, 15 Januari 2012
semuanya nikmat
Aku baru teringat kembali, betapa banyaknya nikmat yang telah Allah berikan padaku. Terkadang diri ini memang sombong, tak tahu diri, tak tahu caranya bersyukur, lupa kalau kehidupan yang kujalani semuanya karena rahmat Allah SWT.
Benar. Allah Maha Pemurah. Allah Maha Penyayang. Sampai umurku 18 tahun 9 bulan 12 hari ini. Aku ingat, tidak pernah aku meminta pada Allah agar jantungku berdetak setiap saat , tidak pernah aku minta Paru ku selalu kembang kempis untuk memasukkan dan mengeluarkan udara. Tidak pernah aku berdoa agar seluruh anggota badanku bisa digerakkan. Tapi Allah maha Pemurah, Allah berikan semua nikmat itu, bahkan tanpa aku memohon.
Terbayang, jika jantungku berhenti berdetak untuk sekejap saja tidak bisa memompakan darah yang membawanya sampai seluruh jaringan tubuh yang membutuhkannya, maka habislah aku. Tidak bisa lagi bertahan hidup karena tubuhku tak punya asupan lagi untuk menghasilkan energi, tak akan mampu tubuhku bekerja lagi. mati.
Terbayang, jika Paru-ku yang Allah perintahkan untuk tidak kembang kempis sesuai fungsinya, tak akan ada oksigen yang masuk ke tubuhku, maka matilah jaringan-jaringan tubuhku. Semua Allah ciptakan dan tetapkan punya funsinya masing-masing.
Seharusnya aku lebih sering ingat untuk bersyukur karena sepanjang hidupku tidak pernah aku meminta hal- hal seperti itu, karena ku fikir itu kan wajar. Seharusnya aku sadar, kalau hal-hal yang terlihat biasa seperti bernafas adalah nikmat yang luar biasa yang Allah berikan.
Malam ini, semoga Allah membangunkanku di sepertiga malam terakhir untuk bersujud memohon ampun, pertolongan, dan bersyukur pada Allah.
Benar. Allah Maha Pemurah. Allah Maha Penyayang. Sampai umurku 18 tahun 9 bulan 12 hari ini. Aku ingat, tidak pernah aku meminta pada Allah agar jantungku berdetak setiap saat , tidak pernah aku minta Paru ku selalu kembang kempis untuk memasukkan dan mengeluarkan udara. Tidak pernah aku berdoa agar seluruh anggota badanku bisa digerakkan. Tapi Allah maha Pemurah, Allah berikan semua nikmat itu, bahkan tanpa aku memohon.
Terbayang, jika jantungku berhenti berdetak untuk sekejap saja tidak bisa memompakan darah yang membawanya sampai seluruh jaringan tubuh yang membutuhkannya, maka habislah aku. Tidak bisa lagi bertahan hidup karena tubuhku tak punya asupan lagi untuk menghasilkan energi, tak akan mampu tubuhku bekerja lagi. mati.
Terbayang, jika Paru-ku yang Allah perintahkan untuk tidak kembang kempis sesuai fungsinya, tak akan ada oksigen yang masuk ke tubuhku, maka matilah jaringan-jaringan tubuhku. Semua Allah ciptakan dan tetapkan punya funsinya masing-masing.
Seharusnya aku lebih sering ingat untuk bersyukur karena sepanjang hidupku tidak pernah aku meminta hal- hal seperti itu, karena ku fikir itu kan wajar. Seharusnya aku sadar, kalau hal-hal yang terlihat biasa seperti bernafas adalah nikmat yang luar biasa yang Allah berikan.
Malam ini, semoga Allah membangunkanku di sepertiga malam terakhir untuk bersujud memohon ampun, pertolongan, dan bersyukur pada Allah.
Senin, 14 November 2011
kita pasti kembali
Manusia, makhluk yang terdiri dari dua unsur, unsur dari bumi dan dari langit. Dari bumi artinya kita berasal dari tanah. Dari langit artinya manusia memiliki ruh yang dikirimkan dari langit. Baru bisa dikatakan MANUSIA jika dua unsur ini menyatu. Allah menciptakan manusia tidak lain hanyalah untuk menyembah padaNya serta memegang amanah untuk mejadi khalifah di bumi. Jadi hendaklah semasa hidup diniatkan untuk beribadah kepada Allah dan melakukan segalanya hanya karena Allah. Karena mau-tidak mau, sadar –tidak sadar. Manusia akan diminta pertanggung jawaban oleh Allah SWT. Akan ada masanya jasad yang sudah disatukan oleh ruh kembali terpisah, jasad akan kembali ke tanah dan ruh akan kembali naik ke langit.
Jatah hidup seseorang tidak ada yang tahu, kita hanya bisa mempersiapkan diri untuk mempertanggungjawabkan kehidupan kita di dunia ini. Coba kita renungkan, sudahkah kita mempergunakan hidup kita untuk berjihad di jalan Allah? Berjihad bukanlah berarti berperang menghunus pedang menghancurkan musuh-musuh Allah, apapun yang kita lakukan, yang kita niatkan untuk menegakkan agama Islam dan mencari Ridha Allah SWT adalah perjuangan di jalan Allah.
Mengingat jatah hidup yang tidak tahu entah sampai kapan. Aku jadi kembali merenung, sudahkah diriku punya bekal untuk akhiratku? Apa yang sudah kuperbuat untuk Islam di masa mudaku ini. Masa muda. Iya masa muda. Alhamdulillah masa inilah yang sedang ku jalani sekarang. Berusaha menunjukkan diriku ‘akulah pemudi Islam, akulah muslimah’. Jadi terbayang, akankah aku diberi kesempatan oleh Allah melewati masa muda ini dan menjadi tua. Sekali lagi, manusia tidak tahu kapan umurnya akan berakhir Aku jadi teringat pernah berkunjung ke salah satu panti jompo di kotaku. Ketika sampai disana, kemudian menemui beberapa orang-orang tua renta disana, yang ku tanyakan dalam hati adalah bagaimana masa muda mereka? Apakah dipergunakan untuk ibadah pada Allah ataukah terlena akan dunia? Dimana keluarga mereka? Kenapa mereka bisa tinggal disana?. Kondisi yang ku lihat pada masing-masing orang juga berbeda, ada yang seperti sudah kehilangan ingatan, sakit fisik dan mentalnya tetapi ada juga yang walaupun sakit fisiknya, masih terdengar nama Allah keluar dari mulutnya, padahal matanya tak lagi dapat melihat. Masa tua seseorang biasanya dipengaruhi kebiasaan di masa mudanya. Aku jadi berfikir lagi, bagaimana masa tuaku jika Allah masih berikan kesempatan hidup untukku? Tentunya, aku ma u terus mengingat Allah, cinta Allah, beribadah kepada Allah sampai akhir hayatku. Karena aku merindukan pertemuan dengan Allah SWT, Tuhan Penguasa Alam semesta. Karena itu, aku niatkan masa mudaku untuk selalu berusaha menjadikan Allah sebagai tujuan utamaku, sehingga aku bersemangat dan optimis dalam melakukan hal apapun yang diridhai Allah. Teruslah berjuang sebelum dua unsur dalam diri kembali ke asalnya masing-masing. Jasad akan kembali ke tanah dan ruh akan kembali naik ke langit.
Jatah hidup seseorang tidak ada yang tahu, kita hanya bisa mempersiapkan diri untuk mempertanggungjawabkan kehidupan kita di dunia ini. Coba kita renungkan, sudahkah kita mempergunakan hidup kita untuk berjihad di jalan Allah? Berjihad bukanlah berarti berperang menghunus pedang menghancurkan musuh-musuh Allah, apapun yang kita lakukan, yang kita niatkan untuk menegakkan agama Islam dan mencari Ridha Allah SWT adalah perjuangan di jalan Allah.
Mengingat jatah hidup yang tidak tahu entah sampai kapan. Aku jadi kembali merenung, sudahkah diriku punya bekal untuk akhiratku? Apa yang sudah kuperbuat untuk Islam di masa mudaku ini. Masa muda. Iya masa muda. Alhamdulillah masa inilah yang sedang ku jalani sekarang. Berusaha menunjukkan diriku ‘akulah pemudi Islam, akulah muslimah’. Jadi terbayang, akankah aku diberi kesempatan oleh Allah melewati masa muda ini dan menjadi tua. Sekali lagi, manusia tidak tahu kapan umurnya akan berakhir Aku jadi teringat pernah berkunjung ke salah satu panti jompo di kotaku. Ketika sampai disana, kemudian menemui beberapa orang-orang tua renta disana, yang ku tanyakan dalam hati adalah bagaimana masa muda mereka? Apakah dipergunakan untuk ibadah pada Allah ataukah terlena akan dunia? Dimana keluarga mereka? Kenapa mereka bisa tinggal disana?. Kondisi yang ku lihat pada masing-masing orang juga berbeda, ada yang seperti sudah kehilangan ingatan, sakit fisik dan mentalnya tetapi ada juga yang walaupun sakit fisiknya, masih terdengar nama Allah keluar dari mulutnya, padahal matanya tak lagi dapat melihat. Masa tua seseorang biasanya dipengaruhi kebiasaan di masa mudanya. Aku jadi berfikir lagi, bagaimana masa tuaku jika Allah masih berikan kesempatan hidup untukku? Tentunya, aku ma u terus mengingat Allah, cinta Allah, beribadah kepada Allah sampai akhir hayatku. Karena aku merindukan pertemuan dengan Allah SWT, Tuhan Penguasa Alam semesta. Karena itu, aku niatkan masa mudaku untuk selalu berusaha menjadikan Allah sebagai tujuan utamaku, sehingga aku bersemangat dan optimis dalam melakukan hal apapun yang diridhai Allah. Teruslah berjuang sebelum dua unsur dalam diri kembali ke asalnya masing-masing. Jasad akan kembali ke tanah dan ruh akan kembali naik ke langit.
Selasa, 23 Agustus 2011
Episode Cinta di Akhir Hayat Nabi Muhammad
Ditulis oleh alhabib Pada February - 13 - 2011
Berikut ini adalah sepenggal kisah dari episode kehidupan Nabi Muhammad saw yang dinukil dari kitab “Duratun Nashihin”. Kisah ini menggambarkan keadilan Rasulullah dan kecintaan para sahabatnya. Sebuah cinta yang berlandaskan iman dan berbalas surga.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. Bahwa setelah dekat wafat Nabi Muhammad SAW, Beliau memerintahkan Bilal untuk menyerukan shalat kepada manusia. Bilal lalu menyerukan Adzan dan berkumpullah para Sahabat Muhajirin dan Anshar ke Masjid Rasulullah SAW. Beliau mengerjakan shalat dua rakaat ringan bersama para sahabat. Kemudian naik mimbar, memuji dan menyebut keagungan Allah SWT.
Beliau berkhutbah dengan sebuah khutbah yang dalam, hati menjadi takut karenanya, dan air mata bercucuran karenanya.
Kemudian Beliau bersabda: “Wahai sekalian muslimin, sesungguhnya aku adalah seorang Nabi kepada kamu, pemberi nasihat dan berda’wah kepada Allah SWT dengan seijinNya. Dan aku berlaku kepadamu sebagai seorang saudara yang menyayangi dan sekaligus sebagai ayah yang belas kasih. Barang siapa diantara kamu yang mempunyai suatu penganiayaan pada diriku, maka hendaklah dia berdiri dan membalas kepadaku sebelum datang balas membalas di hari kiamat.”
Tidak ada seorangpun yang berdiri menghadapnya, sehingga Beliau bersabda demikian kedua kali dan ketiga kalinya. Barulah berdiri seorang laki-laki bernama Akasyah bin Muhshin.
Berdirilah dia di depan Nabi Muhammad SAW dan berkata: “Demi Ayah dan Ibuku sebagai tebusanmu Ya Rasulullah, seandainya engkau tidak mengumumkan kepada kami berkali-kali, tentu aku tidak akan mengajukan sesuatu mengenai itu. Sungguh aku pernah bersamamu di Perang Badar. Saat itu untaku mendahului untamu. Maka turunlan aku dari unta dan mendekatimu agar aku dapat mencium pahamu. Tetapi engkau lalu mengangkat tongkat yang biasa engkau pergunakan untuk memukul unta agar cepat jalannya dan engkau pukul lambungku. Aku tidak tahu apakah itu atas kesengajaan dirimu atau engkau maksudkan untuk memukul untamu ya Rasulullah?”.
Rasulullah bersabda: “Mohon perlindungan kepada Allah hai Akasyah, kalau Rasulullah sengaja memukulmu.”
Bersabda lagi Beliau kepada Bilal: “Hai Bilal, berangkatlah ke rumah Fathimah dan ambilkan tongkatku.”
Maka keluarlah Bilal dari Masjid sedang tangannya diatas kepalanya: “Ini adalah Rasulullah, sekarang Beliau memberikan dirinya untuk diqishash.”
Dia mengetuk pintu Fathimah, dan bertanyalah Fathimah: “Siapa yang ada di depan pintu?”
Bilal menjawab: “Aku datang untuk mengambil tongkat Rasulullah”
Fathimah bertanya: “Hai Bilal, apa yang akan diperbuat Ayah dengan tongkat itu?”
Bilal menjawab: “Hai Fathimah, Ayahmu memberikan dirinya untuk di qhisash.”
Fathimah bertanya lagi: “Hai Bilal, siapakah yang sampai hatinya mau membalas pada Rasulullah?”
Lalu Bilal mengambil tongkat itu dan masuklah dia ke Masjid serta memberikan tongkat itu kepada Rasulullah, sedang Rasul kemudian menyerahkannya kepada Akasyah.
Ketika Abu Bakar dan Umar ra. memandangnya, maka berdirilah mereka berdua dan berkata: “Hai Akasyah, aku masih berada didepanmu, maka balaslah kami dan janganlah engkau membalas kepada Nabi Muhammad SAW.”
Bersabdalah Rasulullah SAW: “Duduklah engkau berdua, Allah telah mengetahui kedudukanmu.”
Berdiri pula Ali ra. dan berkatalah dia: “Hai Akasyah, aku masih hidup di depan Nabi Muhammad SAW. Tidak akan aku sampai hati kalau engkau membalas Rasulullah SAW. Ini punggungku dan perutku, balaslah aku dengan tanganmu dan deralah aku dengan tanganmu.”
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Hai Ali, Allah telah mengetahui kedudukan dan niatmu.”
Berdiri pula Hasan dan Husain, dan mereka berkata: “Hai Akasyah, bukankan engkau mengenal kami berdua. Kami adalah dua orang cucu Rasulullah. Membalas kepada kami adalah sama seperti membalas kepada Rasulullah.”
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Duduklah engkau berdua wahai penyejuk mataku.”
Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda: “Hai Akasyah, pukullah kalau engkau mau memukul.”
Akasyah berkata: “Ya Rasulullah, engkau memukulku dahulu dalam keadaan aku tidak terhalang pakaianku.”
Lalu Rasulullah menyingkapkan pakaiaannya, dan berteriaklah orang-orang Islam yang hadir seraya menangis.
Ketika melihat putihnya jasad Rasulullah, Akasyah menubruknya dan mencium punggungnya.
Berkatalah dia: “Nyawaku sebagai tebusanmu ya Rasulullah, siapakah yang akan sampai hati untuk membalasmu ya Rasulullah. Aku melakukannya hanya mengharapkan agar tubuhku dapat menyentuh jasadmu yang mulia, dan Allah akan memelihara aku berkat kehormatanmu dari neraka.”
Bersabdalah Nabi Muhammad SAW: “Ingat, barang siapa yang ingin melihat penghuni surga maka hendaklah dia melihat orang ini.”
Semua orang Islam yang hadir berdiri, dan mencium antara kedua mata Akasyah seraya berkata: “Beruntung sekali engkau, engkau berhasil mendapatkan derajat yang tinggi dan berkawan dengan Nabi Muhammad SAW di surga.
Sumber : http://blog.al-habib.info/id/episode-cinta-nabi-muhammad-wafat/
Berikut ini adalah sepenggal kisah dari episode kehidupan Nabi Muhammad saw yang dinukil dari kitab “Duratun Nashihin”. Kisah ini menggambarkan keadilan Rasulullah dan kecintaan para sahabatnya. Sebuah cinta yang berlandaskan iman dan berbalas surga.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. Bahwa setelah dekat wafat Nabi Muhammad SAW, Beliau memerintahkan Bilal untuk menyerukan shalat kepada manusia. Bilal lalu menyerukan Adzan dan berkumpullah para Sahabat Muhajirin dan Anshar ke Masjid Rasulullah SAW. Beliau mengerjakan shalat dua rakaat ringan bersama para sahabat. Kemudian naik mimbar, memuji dan menyebut keagungan Allah SWT.
Beliau berkhutbah dengan sebuah khutbah yang dalam, hati menjadi takut karenanya, dan air mata bercucuran karenanya.
Kemudian Beliau bersabda: “Wahai sekalian muslimin, sesungguhnya aku adalah seorang Nabi kepada kamu, pemberi nasihat dan berda’wah kepada Allah SWT dengan seijinNya. Dan aku berlaku kepadamu sebagai seorang saudara yang menyayangi dan sekaligus sebagai ayah yang belas kasih. Barang siapa diantara kamu yang mempunyai suatu penganiayaan pada diriku, maka hendaklah dia berdiri dan membalas kepadaku sebelum datang balas membalas di hari kiamat.”
Tidak ada seorangpun yang berdiri menghadapnya, sehingga Beliau bersabda demikian kedua kali dan ketiga kalinya. Barulah berdiri seorang laki-laki bernama Akasyah bin Muhshin.
Berdirilah dia di depan Nabi Muhammad SAW dan berkata: “Demi Ayah dan Ibuku sebagai tebusanmu Ya Rasulullah, seandainya engkau tidak mengumumkan kepada kami berkali-kali, tentu aku tidak akan mengajukan sesuatu mengenai itu. Sungguh aku pernah bersamamu di Perang Badar. Saat itu untaku mendahului untamu. Maka turunlan aku dari unta dan mendekatimu agar aku dapat mencium pahamu. Tetapi engkau lalu mengangkat tongkat yang biasa engkau pergunakan untuk memukul unta agar cepat jalannya dan engkau pukul lambungku. Aku tidak tahu apakah itu atas kesengajaan dirimu atau engkau maksudkan untuk memukul untamu ya Rasulullah?”.
Rasulullah bersabda: “Mohon perlindungan kepada Allah hai Akasyah, kalau Rasulullah sengaja memukulmu.”
Bersabda lagi Beliau kepada Bilal: “Hai Bilal, berangkatlah ke rumah Fathimah dan ambilkan tongkatku.”
Maka keluarlah Bilal dari Masjid sedang tangannya diatas kepalanya: “Ini adalah Rasulullah, sekarang Beliau memberikan dirinya untuk diqishash.”
Dia mengetuk pintu Fathimah, dan bertanyalah Fathimah: “Siapa yang ada di depan pintu?”
Bilal menjawab: “Aku datang untuk mengambil tongkat Rasulullah”
Fathimah bertanya: “Hai Bilal, apa yang akan diperbuat Ayah dengan tongkat itu?”
Bilal menjawab: “Hai Fathimah, Ayahmu memberikan dirinya untuk di qhisash.”
Fathimah bertanya lagi: “Hai Bilal, siapakah yang sampai hatinya mau membalas pada Rasulullah?”
Lalu Bilal mengambil tongkat itu dan masuklah dia ke Masjid serta memberikan tongkat itu kepada Rasulullah, sedang Rasul kemudian menyerahkannya kepada Akasyah.
Ketika Abu Bakar dan Umar ra. memandangnya, maka berdirilah mereka berdua dan berkata: “Hai Akasyah, aku masih berada didepanmu, maka balaslah kami dan janganlah engkau membalas kepada Nabi Muhammad SAW.”
Bersabdalah Rasulullah SAW: “Duduklah engkau berdua, Allah telah mengetahui kedudukanmu.”
Berdiri pula Ali ra. dan berkatalah dia: “Hai Akasyah, aku masih hidup di depan Nabi Muhammad SAW. Tidak akan aku sampai hati kalau engkau membalas Rasulullah SAW. Ini punggungku dan perutku, balaslah aku dengan tanganmu dan deralah aku dengan tanganmu.”
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Hai Ali, Allah telah mengetahui kedudukan dan niatmu.”
Berdiri pula Hasan dan Husain, dan mereka berkata: “Hai Akasyah, bukankan engkau mengenal kami berdua. Kami adalah dua orang cucu Rasulullah. Membalas kepada kami adalah sama seperti membalas kepada Rasulullah.”
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Duduklah engkau berdua wahai penyejuk mataku.”
Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda: “Hai Akasyah, pukullah kalau engkau mau memukul.”
Akasyah berkata: “Ya Rasulullah, engkau memukulku dahulu dalam keadaan aku tidak terhalang pakaianku.”
Lalu Rasulullah menyingkapkan pakaiaannya, dan berteriaklah orang-orang Islam yang hadir seraya menangis.
Ketika melihat putihnya jasad Rasulullah, Akasyah menubruknya dan mencium punggungnya.
Berkatalah dia: “Nyawaku sebagai tebusanmu ya Rasulullah, siapakah yang akan sampai hati untuk membalasmu ya Rasulullah. Aku melakukannya hanya mengharapkan agar tubuhku dapat menyentuh jasadmu yang mulia, dan Allah akan memelihara aku berkat kehormatanmu dari neraka.”
Bersabdalah Nabi Muhammad SAW: “Ingat, barang siapa yang ingin melihat penghuni surga maka hendaklah dia melihat orang ini.”
Semua orang Islam yang hadir berdiri, dan mencium antara kedua mata Akasyah seraya berkata: “Beruntung sekali engkau, engkau berhasil mendapatkan derajat yang tinggi dan berkawan dengan Nabi Muhammad SAW di surga.
Sumber : http://blog.al-habib.info/id/episode-cinta-nabi-muhammad-wafat/
Senin, 18 Juli 2011
Minggu, 03 Juli 2011
syukur tanda bahagiaku..
Fyuhh..alhamdulillahirabbil’alamin.
Lega . lega . lega banget.
Akhirnya doaku dikabulkan Allah . Setelah satu Tahun berlalu, dan aku sudah melewati banyak kejadian menyenangkan, seru, dan kadang membosankan di Pondok Pesantren Hidayatullah. Allah memberikan kesempatan untukku belajar di fakultas kedokteran Universitas Mulawarman. Alhamdulillah. Semuanya benar-benar terjadi atas Kehendak Allah Yang Maha Pemurah.
Tanggal 30 Juni kemarin, pengumuman ujian SNMPTN 2011 diumumkan serentak melalui website resmi SNMPTN, www.snmptn.ac.id
Kebayang deg degannya malam itu. Setelah bolak balik buka webnya gagal terus, jadi makin frustasi. Akhirnya Tanya temen yang udah bisa buka. Akhirnya di kasih link ujian.snmptn.ac.id
Dan dan dan dan inilah hasilnya …
Selamat, anda diterima di (771211) PENDIDIKAN DOKTER, UNIVERSITAS MULAWARMAN .
Subhanallah.. Subhanallah.. Alhamdulillah..langsung sujud syukur
Luar biasa bahagianya.. Bukan bangga karena diterima di kedokteran, tapi benar-benar takjub sama kekuatan doa, Allah Maha Mendengar doa hambaNya.
Laahaula walaa quwwata illa billah..
Benar-benar bersyukur karena Allah memberikan kesempatan untuk belajar disana.
Bertekad sepenuh hati , nggak akan menyiakan kesempatan ini. Nggak boleh malas baca, santai-santai, nunda kerjaan , dan jauhi maksiat. .
Berharap mendapat ilmu yang bermanfaat tidak hanya untuk kebanggan pribadi. Hidup di dunia memang hanya sementara dan sangat singkat. Jadi, jangan siakan umur yang udah diberikan Allah SWT. Jadikan setiap langkah sebagai perjuangan menuju keridhaan Allah SWT..
Allahu Akbar..
Lega . lega . lega banget.
Akhirnya doaku dikabulkan Allah . Setelah satu Tahun berlalu, dan aku sudah melewati banyak kejadian menyenangkan, seru, dan kadang membosankan di Pondok Pesantren Hidayatullah. Allah memberikan kesempatan untukku belajar di fakultas kedokteran Universitas Mulawarman. Alhamdulillah. Semuanya benar-benar terjadi atas Kehendak Allah Yang Maha Pemurah.
Tanggal 30 Juni kemarin, pengumuman ujian SNMPTN 2011 diumumkan serentak melalui website resmi SNMPTN, www.snmptn.ac.id
Kebayang deg degannya malam itu. Setelah bolak balik buka webnya gagal terus, jadi makin frustasi. Akhirnya Tanya temen yang udah bisa buka. Akhirnya di kasih link ujian.snmptn.ac.id
Dan dan dan dan inilah hasilnya …
Selamat, anda diterima di (771211) PENDIDIKAN DOKTER, UNIVERSITAS MULAWARMAN .
Subhanallah.. Subhanallah.. Alhamdulillah..langsung sujud syukur
Luar biasa bahagianya.. Bukan bangga karena diterima di kedokteran, tapi benar-benar takjub sama kekuatan doa, Allah Maha Mendengar doa hambaNya.
Laahaula walaa quwwata illa billah..
Benar-benar bersyukur karena Allah memberikan kesempatan untuk belajar disana.
Bertekad sepenuh hati , nggak akan menyiakan kesempatan ini. Nggak boleh malas baca, santai-santai, nunda kerjaan , dan jauhi maksiat. .
Berharap mendapat ilmu yang bermanfaat tidak hanya untuk kebanggan pribadi. Hidup di dunia memang hanya sementara dan sangat singkat. Jadi, jangan siakan umur yang udah diberikan Allah SWT. Jadikan setiap langkah sebagai perjuangan menuju keridhaan Allah SWT..
Allahu Akbar..
Rabu, 15 Juni 2011
lagi futur !!

Ya Allah .
Pikiranku sedang kacau, aku bingung sama diriku sendiri.
Saat ini , aku butuh teman untuk berbagi cerita, tapi semuanya nggak bisa. Hanya Engkau Tuhanku yang selalu ada di setiap hembusan nafasku. Subhanallah walhamdulillah walaailaahaillallah wallahuakbar.. Hanya pada Allah bisa kucurahkan segala keluh kesahku.
Aku takut. aku cemas. ada sesuatu yang mengganjal di hatiku.
Keadaan iman setiap manusia pasti akan mengalami naik turun, saat ini aku sedang berada dalam keadaan ini, futur, lemah iman.
Aku ingin selalu dekat pada Allah SWT yang selalu memberikan kenikmatan yang luar biasa selama aku hidup. Apapun yang Allah berikan adalah yang terbaik bagiku, baik itu berupa nikmat ataupun cobaan.
Aku coba tenangkan diri dengan membaca Alquran, membaca tafsirnya, mengulang hafalanku, tapi tetap saja ada satu masalah yang mengganggu. Bukan masalah besar, hanya masalah klasik pada remaja. apalagi kalau bukan ,mahabbah al-isyq.
Mahabbah al-isyq itu jenis cinta yang arahnya lebih pada aspek kesamaan atau kecocokan di antara yang mencintai dan yang dicintai. Kesamaan atau kecocokan di antara manusia berlawanan jenis menimbulkan perasaan suka.
Inilah masalahku. konyol. but it's for the first time.
Ingin ku lupakan sebentar mahabbah al-isyq itu, biar nanti saja. sekarang bukanlah saat yang tepat buat mikirin cinta-cintaan. Sekarang saatnya berjuang melawan keinginan hati yang menyimpang. Sekarang belum saatnya, "sabarlah kau". Akan ada saatnya. Indahnya berbuka saat penuh kejutan. Saat ini lebih baik fokus saja kecintaan pada Allah SWT, Rasulullah SAW, orang tua dan keluarga.
Setelah ku fikir-fikir, masalah ini jadi headline news di kepalaku karena nggak ada kerjaan lain. Kurang mendekatkan diri pada Allah SWT. Jadilah futur menghampiri.
Setelah tadi baca-baca tentang futur, aku temukan tips buat jaga kualitas iman yang suka naik turun..
dari Hidayatullah.com
Ini adalah beberapa sebab yang menyebabkan seseorang meninggalkan keistiqomahan sehingga terjangkit virus futur(lemah iman), diantaranya :
# Lemahnya kesungguhan dalam berpegang teguh (terhadap agama) dan tidak sabar atas kesulitan-kesulitan dan musibah yang menimpanya.
# Panjang angan-angan, berlebih-lebihan dalam menerapkan hukum agama terhadap dirinya diluar batas kemampuan (ekstrim).
# Penyakit-penyakit hati dan lisan yang menimpanya.
# Kepribadian yang lemah dan sikap selalu mengekor kepada orang lain.
# Kegagalan-kegagalan yang menimpa pada masa lalu dan dia sulit keluar darinya.
Lalu Bagaimana Cara Penyembuhannya?
Disaat kita menyebutkan hal-hal yang menyebabkan ketidak istiqamahan, kita juga menemukan cara-cara untuk mengobatinya :
Lemah iman obatnya adalah menguatkan keimanan. Penyakit menjauhi dari lingkungan yang penuh dengan suasana keimanan obatnya adalah mencari dan menjaga serta meningkatkan lingkungan yang penuh dengan suasana keimanan. Penyakit yang disebabkab oleh lingkungan (yang jelek) obatnya adalah sabar serta menambah keistiqamahan dan bersandar kepada Allah. Lemah dalam pendidikan yang benar obatnya adalah bersungguh-sungguh dalam mencari pendidikan yang benar sesuai dengan agama dan mengatur waktu serta bersungguh-sungguh memperbaiki jiwa. Dosa-dosa dan maksiat obatnya adalah taubat dan mohon ampun dan tidak meremehkan dosa-dosa tersebut.
Adapun penyakit hati dan lisan yang mengakibatkan perbuatan jelek maka obatnya adalah membebaskan diri darinya dan dengan bertaubat yang benar. Adapun teman yang jelek maka obatnya adalah memilih teman yang baik dan shalih.
Adapula Cara Lainnya Untuk Mengobati Sikap Tidak Istiqamah
1. Ikhlas dan jujur kepada Allah, hal ini adalah sebab terpenting untuk istiqamah dan menjadi baik:
Ibnul Qayyim berkata :
"Sesungguhnya yang mendapatkan kesulitan dalam meninggalkan maksiat yang disukainya dan yang sering dilakukannya adalah seseorang yang meninggalkannya bukan karena Allah. Adapun seseorang yang meninggalkan hal tersebut dengan jujur, ikhlas dari hatinya karena Allah, ia hanya merasakan kesulitan di awal kali ia meninggalkannya. Ini semua untuk mengujinya, apakah ia jujur dalam meninggalkannya ataukah hanya berdusta, jika ia sabar dalam menghadapi kesulitan ini sebentar saja, ia akan memperoleh kelezatannya" . (Al-Fawaid : 99)
2. Takut kepada akhir kesudahan/kematian yang jelek (su?ul khatimah)
Seorang yang beriman dan jujur harus takut dari akhir kesudahan yang buruk, dan waspada dari penyebabnya. Allah I berfirman :
"(Ya Allah) wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang salih". (Yusuf : 101)
Suatu malam Sufyan ats-Tsauri v menangis hingga subuh, tatkala ia ditanya, ia menjawab :
"Sesungguhnya aku menangis karena takut su?ul khatimah / mati dalam keadaan beramal buruk". (Kitabul aqibah, karya Abdul Haq al-Isbaili 178)
Al-Imam al-Barbahari v berkata :
"Dan ketahuilah, bahwa sepatutnya seseorang ditemani perasaan takut selamanya, karena ia tidak mengetahui mati dalam keadaan bagaimana, dengan amalan apa ia mengakhiri hidupnya, dan bagaimana ia bertemu Allah nantinya sekalipun ia telah mengamalkan segala amal kebaikan. (Syarhu Sunnah 39)
Rasa takut dari akhir kesudahan yang buruk memiliki banyak dampak positif. Perasaan ini akan mendorong seseorang untuk berserah diri kepada Allah I serta menghadap kepada-Nya dengan selalu berdoa kepada-Nya. Perasaan takut ini akan mengajaknya untuk bersungguh-sungguh dalam ketaatan dan menambah sikap istiqamah dan kebaikan, dan takut dari berbalik mundur kebelakang.
3. Berdoa
Berdo'a kepada Allah agar melindungi kita dari "al-haur badal kaur". Nabi r berdo?a :
"Dan kami berlindung dari al-haur badal kaur" (HR Ahmad dan Muslim 1343, Tirmidzi, Nasai dan lainnya)
Nabi r juga banyak berdoa :
"Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati kokohkanlah hatiku diatas agama-Mu" (HR Tirmidzi)
Kita juga diperintah untuk memohon kepada Allah I agar Dia memperbaharui keimanan dalam hati kita, Rasulullah r bersabda :
"Sesungguhnya iman dapat menjadi usang dalam rongga (hati) kalian, sebagaimana baju dapat menjadi usang, maka mintalah kepada Allah agar Dia memperbaharui keimanan dalam hati kalian". (HR Hakim, terdapat juga dalam as-silsilah as-Shahihah karya al-Albani no 1585), maka hendaknya kita memperbanyak berdoa kepada Allah.
4. Kontinyu dalam beramal shalih dan memperbanyak amal shalih.
Sesungguhnya amal shalih yang dilakukan secara kontinyu oleh seseorang adalah lebih disukai oleh Allah, sebagaimana sabda Nabi :
"Amal yang paling disukai Allah adalah yang kontinyu walaupun sedikit ...." (Muttafaqun alaihi)
Jika seorang muslim kontinyu dalam beramal shalih sesungguhnya ia akan hidup dalam kebaikan dan keistiqamahan, jika ia lemah dan tertimpa rasa putus asa, maka amal-amal kebaikan yang ia lakukan secara kontinyu ini akan menjadi tiang penyangga untuk istiqamah, mengembalikan jiwa (yang putus asa), dan menguasai jiwanya. Maka sepatutnya bagi seorang muslim untuk memperhatikan dalam mengerjakan amal-amal shalih beberapa perkara ini :
a. Bersegera dan berlomba-lomba dalam beramal shalih, Allah berfirman :
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga ..." (Ali Imran : 133)
b. Dan terus beramal shalih serta menjaganya :
"Senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku (Allah) dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya. .." (HR Bukhari 6137)
c. Lalu bersungguh-sungguh dalam beramal shalih dan memperbanyaknya kemudian bervariasi dalam beramal shalih supaya tidak membosankan jiwanya.
5. Ibnu Mas'ud berkata :
?Dahulu Nabi r tidak terus menerus dalam memberi nasehat lantaran khawatir kejenuhan menimpa kami". (Bukhari 68)
Maka seorang muslim harus mengambil bagian untuk duduk dalam majelis ilmu yang memberikannya nasehat, dan dibacakan kepadanya kitab-kitab tentang hal itu.
6. Ada juga cara lain untuk mengobati fenomena ketidak istiqamahan ini, diantaranya :
Berdzikir kepada Allah, merenungkan kehinaan dunia, mengoreksi diri, beramal dan aktif berdakwah.
Akhirnya segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Kita berlindung kepada Allah dari al-Haur ba'dal Kaur.
"Ya Allah (yang membolak-balikkan hati). Tetapkanlah hati-hati kami untuk selalu ta'at kepada-Mu. Dan wafatkanlah kami dalam keadaan Husnul Khotimah."
Ya Allah, Jangan jauhkan hamba dariMu hanya karena mahabbah al-isyq itu. Allah Yang Maha Mencintai
gerhana bulan.. subhanallah
Gerhana Bulan Total 2011 diprediksi bakal terjadi di Indonesia pada 16 Juni 2011 mulai pukul 01.23 WIB Dini hari nanti. Gerhana Bulan 16 juni 2011 ini merupakan gerhana bulan total terlama yg terjadi dlm 1 abad belakangan. Diperkirakan berdurasi 100 menit, gerhana bulan 2011 akan terlihat di beberapa daerah. Di bagian barat Indonesia, gerhana akan tampak pada pukul 01.25 WIB hingga 05.04 WIB, sementara pada pukul 02.25 sampai totalnya pada pukul 03.14 WIB bulan secara penuh akan tertutup.
Subhanallah ini merupakan salah satu bentuk kekuasaan Allah SWT.
Rasulullah SAW mencontohksn untuk shalat apabila kita melihat gerhana. Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam lantas bersabda,”Sesungguhnya ini adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang ditunjukkan-Nya. Gerhana tersebut tidaklah terjadi karena kematian atau hidupnya seseorang. Akan tetapi Allah menjadikan demikian untuk menakuti hamba-hamba-Nya. Jika kalian melihat sebagian dari gerhana tersebut, maka bersegeralah untuk berdzikir, berdo’a dan memohon ampun kepada Allah.” (HR. Muslim no. 912)
Adapun tata cara shalat sunnah gerhana, ringkasnya adalah:
[1] Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam dan beliau shallallahu ’alaihi wa sallam juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.
[2] Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.
[3] Membaca do’a istiftah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaherkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah:
جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)
[4]Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.
[5]Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’
[6]Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.
[7]Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.
[8]Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).
[9]Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
[10]Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
[11]Salam.
[12]Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak. (Lihat Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim, 349-356, Darul Fikr dan Shohih Fiqih Sunnah, 1/438)
Sebaiknya kita tidak hanya melewatkan fenomena alam yang Allah tampakkan ini dengan biasa saja, atau malah berniat hanya ingin melihat fenomenanya saja tanpa disertai rasa takut dan takjub akan kekuasaan Allah SWT, maka dari itu Rasulullah mencontohkan untuk melaksankan shlat sunnah ini. shalat ini hukumnya sunnah muakkad.
berharap bisa bangun dini hari nanti, menyaksikan kekuasaan Allah dan melaksanakan shalat.
Subhanallah ini merupakan salah satu bentuk kekuasaan Allah SWT.
Rasulullah SAW mencontohksn untuk shalat apabila kita melihat gerhana. Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam lantas bersabda,”Sesungguhnya ini adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang ditunjukkan-Nya. Gerhana tersebut tidaklah terjadi karena kematian atau hidupnya seseorang. Akan tetapi Allah menjadikan demikian untuk menakuti hamba-hamba-Nya. Jika kalian melihat sebagian dari gerhana tersebut, maka bersegeralah untuk berdzikir, berdo’a dan memohon ampun kepada Allah.” (HR. Muslim no. 912)
Adapun tata cara shalat sunnah gerhana, ringkasnya adalah:
[1] Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam dan beliau shallallahu ’alaihi wa sallam juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.
[2] Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.
[3] Membaca do’a istiftah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaherkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah:
جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)
[4]Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.
[5]Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’
[6]Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.
[7]Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.
[8]Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).
[9]Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
[10]Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
[11]Salam.
[12]Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak. (Lihat Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim, 349-356, Darul Fikr dan Shohih Fiqih Sunnah, 1/438)
Sebaiknya kita tidak hanya melewatkan fenomena alam yang Allah tampakkan ini dengan biasa saja, atau malah berniat hanya ingin melihat fenomenanya saja tanpa disertai rasa takut dan takjub akan kekuasaan Allah SWT, maka dari itu Rasulullah mencontohkan untuk melaksankan shlat sunnah ini. shalat ini hukumnya sunnah muakkad.
berharap bisa bangun dini hari nanti, menyaksikan kekuasaan Allah dan melaksanakan shalat.
Langganan:
Postingan (Atom)


